You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Guru Ini Ingin Menjadi Contoh Gerakan Bersepeda ke Sekolah
photo Maulana Khamal Macharani - Beritajakarta.id

Guru Ini Ingin Menjadi Contoh Gerakan Bersepeda ke Sekolah

Salah seorang guru dari SMA Negeri 86 Jakarta Selatan, Agus Budi bertekad untuk terus bersepeda ke sekolah. Sehingga, bisa memberikan contoh kepada para peserta didik di sekolahnya.

Peningkatan kualitas udara 

Agus Budi mengatakan, selain baik untuk kesehatan, dengan bersepeda ke sekolah dapat mendukung pelaksanaan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

"Bersepeda itu banyak manfaat yang bisa didapat. Selain, untuk olahraga juga bisa berdampak pada peningkatan kualitas udara di Jakarta," ujarnya, di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, saat mengikuti kegiatan Kampanye Bersepeda dengan tema "Jakarta, Udara Bersih Langit Biru", Minggu (1/9).

Mewujudkan Jakarta Semakin Hijau dan Menjaga Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming

Menurutnya, penerapan sistem zonasi yang mengharuskan peserta didik untuk menempuh pendidikan di sekolah terdekat dengan rumah tinggalnya sudah sangat tepat dilakukan pemerintah. Sehingga, para peserta didik cukup bersepeda atau bejalan kaki ke sekolah.

"Kita ingin bersepeda ke sekolah ini menjadi budaya, termasuk bagi para guru," terangnya.

Sementara, salah seorang pegawai di SMA Negeri 63 Jakarta Selatan, Heri Sartiko menuturkan, penggunaan sepeda sebagai moda transportasi jarak pendek sudah sejak lama diterapkan di sekolahnya.

"Untuk tahun 2019 ini sudah ada sekitar 30 peserta didik yang rutin menggunakan sepeda," ucapnya.

Ia berharap, ke depan sekolah-sekolah bisa menambah bike stand atau area parkir khusus untuk pengguna sepeda.

"Kebetulan saya security di sekolah, saran saya sarana dan penunjang juga dibutuhkan untuk meningkatkan budaya bersepeda ke sekolah," tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan Kampanye Bersepeda diikuti sekitar 7.400 peserta terdiri dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan serta pegawai Dinas Pendidikan.

Peserta mengawali start dari Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Kuningan, Jakarta Selatan, dan berakhir di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat dengan menempuh jarak 7,4 kilometer.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye17497 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11339 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6789 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3668 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1726 personFolmer